Cara mengatasi Error koneksi nodemcu dengan Blynk

Cara mengatasi Error koneksi nodemcu dengan Blynk,

Cara mengatasi Error ‘Connection Timeout’ pada perangkat IoT (NodeMCU-Blynk)

Permasalahan yang saya sebutkan diatas, baru-baru ini saya alami ketika saya mengoprek kembali IoT setelah sekian lama disibukkan dengan hal lainnya. Saya memprogram kembali nodeMCU saya yang ingin saya koneksikan dengan Blynk, dengan berbekal IDE Arduino lawas versi 1.8.3 (entah kenapa males update) dan beberapa library terkait ESP8266 versi mod dan IoT platform lainya.

Semua berjalan lancar, mulai dari program, kemudian create projek pada Blynk beserta widgetnya, dan jadi, nodeMCU saya terhubung sempurna dengan Blynk. Dan ketika saya mengajari teman saya, dia menggunakan Semua IDE dan Library Board serta Library Program yang baru, namun tidak bisa terkoneksi. Ternyata setelah saya teliti, karena library saya menggunakan versi lama, disana konfigurasi host & port nya berbeda dengan yg baru, tp ada yang janggal, kenapa IDE dan Library Board serta Library Program yang TERUPDATE tidak bisa terkoneksi?? dibandingkan dengan versi lama, saya kemudian coba gunakan Wifi lain…. dan ya… mulai make sense..

Permasalahan diatas ternyata banyak di alami oleh makers diluar sana yang belum begitu paham mengenai jaringan. Sehingga langsung ‘to the point‘ saja saya bahas penyebab dan solusinya sekaligus:

Dan Penyebabnya masalahnya ternyata adalah dari provider Internet yang dipakai, pada kasus ini saya gunakan provider dari Telk*m melalui salah satu produknya. Lain halnya ketika saya gunakan Tether Wifi melalui Smartphone saya koneksinya berjalan normal. Sehingga kesimpulan awal saya sebelumnya, patut diduga ada semacam ‘filtering’ yang digunakan¬†Telk*/Indi***e, yang biasanya mungkin diperuntukkan untuk keamanan pengguna itu sendiri.

Ciri-cirinya adalah:

  • Pada aplikasi Blynk, ketika di-play, ada notif tanda seru, perangkat tidak terkoneksi
  • Ketika di debug, menggunakan code, pada NodeMCU Serial Monitor muncul ‘Connection Timeout’

Sehigga Solusinya adalah, mengubah port yang dari defaultnya 80 menjadi 8080.

Caranya, yang paling simple yang saya gunakan adalah mengubah baris :

Blynk.begin(auth, ssid, pass);

menjadi:

Blynk.begin(auth, ssid, pass, “blynk-cloud.com”, 8080);

dan seharusnya, sudah bisa lancar seperti semula.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *